Kamis, 15 November 2012

Royoung = roby love jiyoung

                                                  2 wedding photos

                                             
                                 2 carving love
                                              

                     2 Royoung Harmonious      
                                        
 


                                           2 royoung wedding
2 Royoung Secret Love

        : This blog is for proof of love robby on Jiyoung.
because the sincerity of his love Robi makes this blogger
and true love does not look rich or not, artist or not.

       Love poem byroyoung
 you richer while I am the poor , ye pretty while I'm ugly, but I believe God created you for me.

God has created us to pair up.

 A moment of happiness,
you and I sitting on the verandah,
apparently two, but one in soul, you and I.
We feel the flowing water of life here,
you and I, with the garden's beauty
and the birds singing.
The stars will be watching us,
and we will show them
what it is to be a thin crescent moon.
You and I unselfed, will be together,
indifferent to idle speculation, you and I.
The parrots of heaven will be cracking sugar
as we laugh together, you and I.
In one form upon this earth,
and in another form in a timeless sweet land.

when you came, and I saw you I just knew there was no other girl as beautiful as you.
star star please tell her I love her
  <3.


There are two flavors in my heart, my heart sometimes feels cold sometimes my day is hot,
my heart was cold when I miss you
hot my heart when I see you with someone else.
but the most important thing to me is that you can be happy.


There are two flavors in my heart, my heart sometimes feels cold sometimes my day is hot,
my heart was cold when I miss you
hot my heart when I see you with someone else.
but the most important thing to me is that you can be happy.


  the minute I Heard
My first love story
I started looking for you
not knowing how blind that was
love don't finally meet
somewhere, they're in each other all along
.


 Love is the ark appointed for the righteous,
Which annuls the danger and provides a way of escape.
Sell your cleverness and buy bewilderment.
Cleverness is mere opinion, bewilderment intuition
.



2 in this blog there are also videos about Robi and     Jiyoung.


    3 Royoung Story

                                            Royoung love story (Robi Love Jiyoung)

        
  • Royoung story Eps 1 Indonesian version
  pada suatu hari ada pemuda yang bernama robi dia ingin menyebarkan islam kekorea,
setelah lulus dari islamic boarding chool ia pergi ke koreamenggunakan pesawat terbang, saat sampai di bandara ia kebingungan karena tidak tahu harus kemana dan dia berkata dalam hatinya "aku akan pergi ke itaewon dulu untuk melamar pekerjaan sebagai guru ngaji di sana"
setelah ia sampai di itaewon ia pergi ke penginapan dan tidur sampai ke esokan harinya ia baru melamar pekerjaan di universitas islam di itaewon dan alhamdulillah ia diterima.
setelah beberapa bulan di korea tepatnya di itaewon seoul south korea ia mulai jalan jalan ke kota seoul dari sinilah cerita royoung dimulai.
setelah berjalan cukup jauh Ia menemukan taman di pinggir kota ia beristirahat disana tiba" ada pemuda datang menghampirinya dan berkata "siapa kau dan darimana kau wajahmu begitu asing" Robi pun menjawab " namaku Robi saya dosen di islamic school di itaewon" pemuda itu kaget dan memasang muka marah "ternyata kau seorang muslim ya, namaku giong suk dan aku tidak suka orang muslim" akhirnya mereka berdebat dan tiba" geong suk menyerang Robi dan Robi berkata "dalam islam berkelahi itu dilarang ".....to be continued




  • Royoung story eps 2 Indonesian version
  tapi giong suk tak mempedulikannya dia langsung menyerang Robi tapi karena robi adalah sifu wing chun akhirnya giong suk kalah dan Robi pun berkata " kita sama sama manusia, apakah tuhan menciptakan kita untuk berkelahi " Robi pun meninggalkan giong suk, tak lama giong suk menyusul dan berkata " jadikan aku seorang muslim, dan jadikan aku muridmu sifu " Robi hanya tersenyum dan berkata " baiklah islam tak perlu sarat, saratnya hanya syahadat " dengan perlahan giong suk dituntun kejalan islam hari demi hari berlalu tak terasa sudah 4 bulan di korea,
pada suatu hari giong suk menemui Robi dan berkata " ustadz apakah anda tidak punya keinginan lain di korea ini ". " ada " jawab robi " apa itu " tanya lagi suk " mendirikan islamic boarding school". "hanya itu, apakah ustadztidak ingin cari pasangan hidup"
sahut giong suk, " entahlah" jawab Robi, tak lama setelah itu mereka berjalan jalan ditaman seoul pada suatu ketika Robi melihat seorang wanita dan berkata " giong, apakah kau tahu siapa gadis itu " tanya Robi " itu Jiyoung dia artis" jawab suk "ooooo artis, apakah dia sudah punya pasangan " tanya Robi "sepertinya sudah, apakah ustadz suka padanya jika suka aku tunjukan rumahnya, karena rumahku di depan rumahnya jadi ustadz bisa melihatnya setiap hari okay hehehe " sahut suk " idemu agak konyol tapi betul juga "....to be continued

  • Royoung story eps 3 indonesian version 
setelah diberi saran dari giong suk, keesokan harinya Robi pergi kerumah giong suk dan melakukan apa yang disarankan giong suk dan disana telah ada giong suk dan ia berkata " ini kursi dan teh dan koran untukmu agar kamu nyaman disini okay ". " baiklah, dan terimakasih atas semuanya " JAWAB Robi,
hari demi hari Robi duduk disitu dan melihat Ji young dengan pasangannya datang dan pergi silih berganti, Robi terus di situ sambil mengamati mereka setiap pagi sampai jam 01 : 00 AM, sampai pada hari ke 9 jiyoung dan pasangannya bertengkar dan mereka pun berpisah sambil menangis jiyoung berkata " tak kusangka kau begini, lebih baik kita putus " Jiyoung oun tertunduk lesu sambil menangis dan turunlah hujan menambah dramatis suasana, Robi pun mendekati Jiyoung dan menyodorkan payung sambil berkata " maha suci allah telah menciptakan pasangan dari apa yang tumbuh darinya dan apa yang tidak tumbuh darinya ".
Jiyoung hanya bingung sambil menerima payung yang di berikan Robi seraya berkata " kau tidak tahu rasa sakit yang aku rasakan jadi diamlah ". sambil melangkah pergi Robi berkata " need a feel hurt to be strong ". Jiyoung hanya tertunduk menyesal dan tak beberapa lama Jiyoung memanggil Robi yang telah berjalan agak jauh " hai .., aku sering melihatmu, siapa namamu " dari kejauhan Robi menjawab " aku hanyalah hamba Allah "......To be continued

  • Royoung story eps 4 indonesian version

setelah bartemu dengan robi Jiyoung menjadi penasaran siapakah robi sebenarnya, akhirnya jiyoung menghampiri rumah giong suk dimana ia sering melihat Robi duduk sambil minum kopi, Jiyoung bertemu dengan giong suk dan bertanya " apakah kamu kenal dengan orang yang sering duduk di depan rumahmu ciri cirinya wajahnya bukan seperti wajah orang korea kulitnya agak coklat...? ". giong pun menjawab sambil memandang jiyoung dengan heran " ya, dia adalah seorang guru agama saya, dia tinggal di itaewon namanya Robi ". "oh bisakah kamu mengantarkanku kepadanya " kata jiyoung sambil menarik tangan giong.
setelah sampai di Itaewon tepatnya di depan masjid seoul islamic center Jiyoung dan Giong menunggu Robi keluar, tak lama kemudian keluarlah Robi sambil berkata " assalamu'alaikum giong ". " wa'alaikum salam " jawab Giong sambil berjalan menemui Robi, " ada perlu apa " tanya Robi." Jiyoung ingin bertemu dengan anda " jawab Giong sambil membawa Robi ke hadapan Jiyoung.
" ada apa Jiyoung, apakah kamu masih ingin bertanya lagi.? " tanya Robi, " iya, aku penasaran kenapa kamu berkata seperti itu padaku, dan darimana kau tahu namaku.? " sahut Jiyoung " maksudku adalah kau harus kuat siapa yang bermain cinta harus siap merasakan sakitnya putus cinta, dan aku tahu namamu dari Giong dan bukankah kau adalah seorang artist jadi hampir semua orang di korea tahu namamu." jawab Robi sambil menatap mata Jiyoung, Jiyoung bertanya lagi " kenapa kau menatapku seperti itu, dan apakah kau pernah merasakan gagal cinta, sepertinya kau sangat faham dengan cinta " . " pernah bahkan orang yang aku cintai telah meninggal dan kukira tidak ada wanita yang bisa menggantikannya di hatiku, tapi sepertinya aku salah ". to be continued


setelah di beritahu oleh Robi akhirnya Jiyoung mengerti dan tak lama setelah perbincangan itu Robi menyuruh Jiyoung untuk pulang, setelah Jiyoung pulang Robi bertanya pada Giong " kenapa dia tahu tempat tinggalku apa kau yang memberitahukannya..? " Giong menjawab " bukankah itu yang tujuan anda ? ". " iya, dan terimakasih atas bantuannya " jawab Robi sambil tersenyum kecil. " owh iya mari ke rumahku, ada yang harus ku beritahukan padamu..!" tambah Robi, tak lama setelah perbincangan itu Robi dan Giong pergi kerumah Robi.
sekitar dua ment mereka berjalan akhirnya mereka sampai di rumah Robi, dan Giong pun bertanya " apa yang ingin anda katakan pada saya..? ". " kau kan sudah belajar lumayan lama tentang islam sepertinya kita harus memulai menyebarkan islam, tapi ingat menyebarkan islam dengan damai dan jangan mengubah kebiasaan masyarakat, " jawab Robi, " iya, tapi bukankah hampir semua adat masyarakat bertentangan dengan islam apa yang harus saya lakukan..? " tanya giong " ya ambil adat yang hampir sama dengan islam agar bisa di masukkan kader kader islam di dalamnya ". jawab Robi,
dilain tempat Jiyoung sedang memfikirkan tentang perkataan Robi dan akhirnya dia mengerti, dia mulai mengagumi perkataan Robi sambil berguma sendiri " betul juga dia, jika aku telah merasakan sakit aku akan terbiasah olehnya ".JIyoung pun berrencana menemui Robi lagi keesokan harinya setelah concert kara....to be continued

  • Royoung eps 6 Indonesian version 
benar pada keesokan harinya setelah concert kara sekitar jam 07 00 malam jiyoung ke itaewon setelah perjalanan sekitar 15 menit Jiyoung sampai dan bertemu robi yang berada di pinggir jalan sedang menuju Rumahnya, Jiyoung pun menghentikan mobilnya dan turun menemui Robi, " hei, oppa apa kabar, kita bertemu lagi, " sapa Jiyoung sambil tersenyum manis pada Robi, " owh, kamu Jiyoung ada apa " jawab Robi sambil membalas senyum, " aku hanya ingin main ke rumahmu oppa, boleh tidak..? " tanya Jiyoung, " ya bolehlah, silahkan ayo ikuti aku tapi jangan malam malam nanti menimbulkan fitnah " kata Robi sambil berjalan mendahului, " eh oppa, naik mobilku saja, kamu bisa menyetir mobilkan..? " tanya Jiyoung, " Tidak, ya kamu saja yang menyetir, Okay " jawab Robi, akhirnya mereka masuk mobil.
tak beberapa lama perjalanan sampailah di rumah Robi yang tak terlalu besar, " silahkan masuk, maaf rumahku jelek " ajak Robi sambil tersenyum, akhirnya mereka masuk, " hei Jiyoung sebelum masuk ucapkan salam, Assalamu alaikum " suruh Robi saat di depan pintu, " ya oppa, assalamualaikum " ucap Jiyoung sambil melangkah kedalam.
mereka saling berbincang dan tertawa karena menceritakan masa kecil mereka sampai tak terasa sudah jam 10 00 malam, " owh, tak terasa sudah malam, bukan maksudku mengusirmu tapi sebaiknya kamu pulang ini sudah malam " ucap Robi, " yah, sayang sekali, padahal masih asyik ngobrol, ya tapi gakpapa, aku pulang dulu oppa, " ucap Jiyoung, akhirnya Robi mengantar Jiyoung kedepan Rumah. dan keesokan harinya Jiyoung ke romah Robi lagi hingga mereka menjadi teman dekat.. to be continued

  • Royoung eps 7 Indonesia version 
   sudah lama mereka menjadi teman tepatnya sudah tiga bulan, dan pada suatu hari saat Jiyoung akan pergi kerumah Robi dia berhenti di supermarket untuk beli makanan dan minuman halal untuk di makan di rumah Robi bersama dengan Robi tentunya, setelah Jiyoung keluar dari super market dia menaiki mobilnya dan tak sengaja menabrak sepeda motor milik geng motor yang ada di belakangnya walaupun tak Rusak parah tapi pemiliknya marah dan langsung menghadang mobil Jiyoung sambil membawa pipa besi, pada saat itu sudah jam malam jadi tidak ada Orang di sana.
" hey, turun kau atau ku pecah kaca mobilmu " suruh sang pengendara itu, Jiyoung pun turun sambil ketakutan seraya berkata " baik, akan aku ganti berapa..? ", " ini bukan masalah uang tapi ini masalah harga diri " kata sang pengendara motor Itu.
Tiba tiba dari kejauhan ada yang berkata " jika kau bersandar pada harga Diri maka kau akan hina, jika kau bersandar pada harta kau akan miskin, jadi terimalah uang ganti rugi darinya ". " siapa kau " kata sang pengendara sambil melotot kehadapannya, " aku hanya hamba allah " katanya mulai mendekat, dan ternyata dia Robi yang berhenti setelah melihat mobil Jiyoung.
tak lama setelah perbincangan geng motor yang berjumlah 5 orang itu menyerang Robi yang sendirian, sambil memasang kuda kuda Robi berkata " wing chun Ip man ", merekapun berkelahi, dan geng motor itu kalah dan berjatuhan di aspal karena kesakitan, saat mereka tidak bisa bangun Robi tiba tiba mengulurkan tangannya dan berkata " bangunlah, dan terimalah uang dari wanita itu untuk mengganti kerusakanmu ". " terimakasih, tapi kenapa kamu menolong kami "kata sang gang, " kita sama sama manusia, jika kau ingin taubat datanglah ke itaewon " jawab robi, setelah mereka bangun dan menerima uang dari Jiyoung mereka langsung pergi, " terimakasih oppa, kalau tidak ada kamu entah apa yang akan terjadi pada ku " ucap Jiyoung sambil memegang tangan Robi " oh iya, cheonma, lain kali jangan keluar terlalu malam. " jawab Robi, " oppa maukah besok siang oppa keluar denganku " pinta Jiyoung " ya kenapa Tidak dan sekarang pulanglah, see you tomorow ".. tobe continued

  • Royoung eps 8 Indonesian version
setelah keesokan harinya Jiyoung denganbahagia segera menemui Robi, dalam perjalanan dia bergumam sendiri " kenapa hatiku berdebar debar, dan sangat senang akan bertemu dengan oppa Robi..?".
tak beberapa lama dia sampai di rumahnya Robi dan ternyata Robi sudah menunggunya disana, " hey, akhirnya sampai juga kau Jiyoung, ayo kita pergi walaupun aku belum terlalu tahu tentang seoul tapi aku tahu tempat yang sangat indah " sapa Robi sambil tersanyum, dengan sedikit tersipu malu Jiyoung menghampiri Robi seraya berkata " baik oppa, naik mobilku saja ". merekapun naik mobilnya JIyoung, tak beberapa lama mereka sampai di taman seoul dan disana banyak pasangan yang sedang kencan, " ayo, oppa kita ke sana disana kan banyak orang jadi Ramai " kata Jiyoung sambil menggandeng tangan Robi " tapi di sana kan hanya ada orang yang berpasangan, tapi aku rasa kita juga berpasangan " jawab Robi sambil mengikuti Jiyoung, tak beberapa lama mereka sampai di menara N, " wah pemandangannya bagus sekali ya..? " kata Robi sambil terkagum kagum. dan akhirnya mereka berbincang bincang
Robi memanggil Jiyoung dan menunjukan pemandangannya " hey Jiyoung lihatlah banyak burung burung kecil yang indah aku kira di seoul tidak ada ". " iya, " kata Jiyoung sambil sedikit resah , " aku lihat kau ingin mengatakan sesuatu katakan saja, tidak usah malu " ucap Robi sambil menepuk pundak Jiyoung, " sebenarnya aku , aku , aku mencintaimu Oppa, kau bisa membuatku nyaman di dekatmu kau adalah tipeku " jawab Jiyoung sambil tertunduk karena malu, " apa, apa aku tidak salah mendengarnya " sahut Robi dengan agak kaget, " do you want be my namja " kata Jiyoung sambil memandang pada Robi, " kau harus tahu Jiyoung sebenarnya dari dulu aku sudah suka padamu " jawab Robi sambil memegang tangan Jiyoung, Jiyoung pun senang dengan jawaban itu, akhirnya merekapun menjadi sepasang kekasih.
di samping itu para gang motor itu mencari Robi karena ingin bertaubat tapi karena Robi tidak ada di Itaewon akhirnya mereka menunggu di depan masjid seoul... to be continued
 

  • Royoung story eps 9 Indonesian version
     karena terlalu senang jalan jalan akhirnya Robi tidak merasa jika waktu sudah sore, Robi pun tersadar jika waktu sudah hampir maghrib, " jiyoung, sekarang sudah hampir malam sebaiknya kita pulang, biar aku antar kamu sampai kerumahmu " ajak Robi, " baik oppa, " jawab Jiyoung. akhirnya merekapun pulang.
tak beberapa lama perjalanan akhirnya mereka sampai di depan rumah Jiyoung dan di sana ada teman teman Jiyoung lebih tepatnya member kara yang lain, saat Jiyoung akan masuk rumah Robi memanggil Jiyoung " Jiyoung ada sesuatu yang ingin ku sampaikan, ", " ada apa oppa..? " tanya Jiyoung agak penasaran, tanpa mengucapkan sesuatupun Robi menghampiri Jiyoung dan mencium keningnya sambil berkata " selamat malam ", dengan kaget dan agak tersipu malu Jiyoung menjawab " iya, hati hati di jalan oppa ". setelah mengantarkan Jiyoung Robi pun langsung pulang dan sesampainya di itaewon dia kaget karena bertemu lagi dengan gang motor, " mau apa kalian..? " tanya Robi, " kami ingin bertaubat dan ingin mengenal islam " jawab pemimpin gang itu. " alhamdulillah masuklah kedalam masjid.
setelah mereka masuk kedalam masjid Robi membimbing mereka mengucapkan syahadat, " di dalam islam itu ada 5 hal yang harus kalian kerjakan yaitu : syahadat, sholat, zakat, puasa, dan pergi haji jika mampu " perjelas Robi, setelah mengucap syahadat Robi membimbing mereka untuk mengenal islam lebih jauh sampai sekitar jam 08 00 malam mereka akhirnya selesai, " kita teruskan besok, besok kemari lagi setelah maghrib, saya akhiri assalamualaikum wr wbr " ucap Robi, setelah selesai mereka keluar dari masjid, saat berada di depan masjid Robi memanggil pimpinan gang itu " hay, namamu siapa ya..?", " nama saya so seok ustadz " jawab pemimpin gang itu, " pertahankan imanmu so seok " sambung Robi. " iya, insya allah, oh iya nama ustadz Robi kan..?. mohon bimbingannya..! " kata so seok. " iya insya allah, cepatlah pulang ini sudah malam " suruh Robi sambil berjalan keluar area masjid, mereka pun keluar dari masjid bersama dan berpisah di persimpangan jalan, setelah sampai dirumah Robi bertemu giong suk yang menunggunya di depan Rumahnya....To be continued

  • Royoung story eps 10 Indonesian version
setelah bertemu giong suk akhirnya Robi mengajak giong suk masuk ke rumah dan merekapun berbincang bincang di sana, " ada apa giong,..? " tanya Robi agak serius, " saya telah punya tempat dakwah tetap yaitu di paju " jawab giong suk sambil tersenyum, dengan bahagia Robi berkata " alhamdulillah, saya do'akan supaya kamu sukses dalam menyebarkan islam di sana, ingat saran saya islam bukan paksaan ", " iya saya ingat, saya dengar ustadz juga sudah membaiat beberapa orang..? " tanya giong, " iya mereka di beri hidayah oleh allah, oh iya tidak usah pulang tidur sini saja kan sudah malam " saran Robi, " iya deh, lagi pula sudah lama tidak tidur sini, oh iya bagaimana dengan hubungan anda dengan Jiyoung..? " tanya Giong agak penasaran, " alhamdulillah, kemarin dia berkata kalau kami menjadi sepasang kekasih " jawab Robi dengan santai, " wah alhamdulillah, mungkin beberapa bulan lagi saya akan menikah dengan wanita busan ustadz datang ya..! "pinta giong dengan senang, " iya" jawab Robi singkat, tak lama mereka merasa ngantuk dan akhirnya tidur.
keesokan harinya di rumah Jiyoung di datangi seorang lelaki dia mencari Jiyoung, jiyoung pun bangun karena di beri tahu oleh hara bahwa ada yang mencarinya, setelah Jiyoung bangun dan jiyoung menemui pria itu di depan rumah jiyoung, tidak disangka itu adalah jae sung mantan pacarnya Jiyoung, " Jiyoung aku minta maaf soal kemarin aku ingin kita menjadi kekasih lagi " pinta jae sung dengan agak memelas, " aku sudah memaafkan mu tapi aku tidak bisa menjadi yeojamu lagi karena aku sudah mempunyai namja lain, namanya Robi dia tinggal di Itaewon " jawab Jiyoung dengan tegas, " oh begitu ya baiklah..! " sahut jae sung dengan wajah marah.
setelah mendengar penjelasan dari Jiyoung jae sung langsung mengajak teman temannya yang berjumlah 12 orang untuk menyerbu Robi, merekapun berangkat ke itaewon tak lama kemudian mereka sampai di itaewon dan di sana bertepatan saat Robi mengajar mengaji, " siapa mereka " kata so seok, " biar aku saja yang ke sana " kata Robi sambil menghampiri segerombol orang itu tanpa basa basi mereka menyerang Robi, dan satu persatu dari mereka berjatuhan hingga akhirnya Jiyoung datang dang merelay perkelahian Itu, " hentikan kalian semua " kata Jiyoung dengan suara lantang..... to be continued

  • Royoung story eps 11 Indonesian version 
karena kedatangan Jiyoung akhirnya perkelahian itu berhenti, dengan agak terengah engah Jiyoung bertanya " kenapa kalian berkelahi..? ", Robi hanya diam karena merasa bersalah telah melukai hampir 10 orang, " dia telah merebutmu dariku " jawab jae sung sambil berusaha meyakinkan Jiyoung, setelah mendengar ucapan jae sung tangan Robi yang di penuhi darah mulai menggenggam, " Robi tidak merebutku darimu tapi kau yang telah meninggalkan aku bersama Robi " jawab Jiyoung dengan nada marah " apa kau tidak ingat saat kau meninggalkanku, kenapa sekarang kau malah mengejarku ..? " sambung Jiyoung, jae sung hanya diam, tiba tiba Robi pergi dari kerumunan itu menuju tempat wudlu, " oppa mau kemana..? " tanya jiyoung sambil memgang tangan Robi, dengan enteng Robi menjawab " membersihkan tanganku ".
akhirnya setelah Robi pergi Jiyoung menyuruh jae sung pergi dan Jiyoung menghampiri Robi yang baru selesai membersihkan tangannya, " oppa, maafkan aku gara gara aku kau jadi seperti ini, tapi apakah kau terluka " tanya Jiyoung sambil memegang tangan Robi, " iya itu bukan salahmu, dan ini hanya luka kecil biasah " jawab Robi sambil mengelus kepala Jiyoung, Jiyoungpun meminta Robi untuk pulang, akhirnya merekanpun pulang ke rumah Robi.
sesampainya di rumah Jiyoung mengambil obat dan langsung merawat tangan Robi yang terluka, " terimakasih Jiyoung karena kau telah peduli padaku " ucap Robi sambil tersenyum manis pada Jiyoung, dengan agak terharu dan malu Jiyoung menjawab " iya itulah gunanya seorang kekasih ", " tapi aku kasihan dengan mantanmu itu karena keslahan masa lalu dia jadi kehilangan dirimu " kata Robi sambil memandang ke atas, " salah dia sendiri kenapa meninggalkanku " jawab Jiyoung sambil mengobati tangan Robi, " ya, oh iya untuk rasa terimakasihku aku akan mengajakmu jalan jalan besok malam jam 07 00, bagaimana kamu mau tidak..? " ajak Robi, dengat hati kaget Jiyoung berkata " iya, maksud oppa kita berkencan besok malam..? ", " iya bisa di bilang begitu " sambung Robi, setelah selesai Jiyoung pun pulang dan Robi istirahat... to be continued
 

  • Royoung story eps 12 Indonesian version
setelah keesokan malamnya Robi berangkat menemui Jiyoung ke soul menggunakan sepeda motor, tak lama perjalanan Robipun sampai dan ternyata Jiyoung sudah menunggu Robi di depan Rumahnya, " ayoo kita berangkat " ajak Robi sambil memberikan helm pada Jiyoung, setelah itu mereka menuju taman seoul tempat favorit mereka, saat di perjalanan Robi bertanya pada Jiyoung " apakah ini pengalaman pertamamu kencan naik sepedah motor..? ","iya, tapi ini menyenagkan " jawab Jiyoung sambil menikmati angin malam, setelah agak lama perjalanan merekapun sampai di taman seoul, merekapun berkeliling sambil mengobrol, " kemarilah Jiyoung " ajak Robi ke kerumunan bunga, tiba tiba Robi memetik satu bunga dan di pasangkan di atas telinga Jiyoung yang kanan dan berkata " subhanallah, Jiyoung kau cantik sekali malam ini ", sambil tersenyum tersipu malu Jiyoung berkata " terima kasih oppa..! ".
setelah berkeliling agak lama akhirnya mereka duduk di kursi taman berdua, " lihatlah Jiyoung bintang bintang di langit itu, apakah kau tahu berapa banyaknya " tanya Robi sambil memegang tangan Jiyoung, " aku tidak tahu oppa, memangnya oppa tahu..??" Jiyoung berbalik tanya, " jumlahnya pasti aku tidak tahu, yang pasti jumlah bintang di langit sama denganbanyaknya pasir di pantai " karena mengan tuk Jiyoung tertidur dan bersandar di pundak Robi, Robi tahu bahwa waktu telah malam tapi dia tidak tega membangunkannya tapi setelah waktu memasuki jam 10 00 malam Robi membangunkannya sambil berkata " Jiyoung ini sudah malam tidak baik pria dan wanita berdua di tengah malam ayo akan aku antar kamu sampai kerumahmu ", akhirnya mereka berangkat pulang seampainya di depan Rumah Jiyoung saat Jiyoung akan masuk kke Rumah Robi memanggilnya " tunggu dulu JIyoung "Robi pun menghampiri Jiyoung dan mencium kening Jiyoung seperti biasanya .... to be continued
 

  • Royoung story eps 13 Indonesian version
   setelah mengantar Jiyoung pulang Robi langsung pulang setelah agak lama perjalanan Robi sampai di rumahnya, dan di sana ada Jae sung yang telah menunggunya, " mau apa lagi kau..? " kata Robi dengan muka tidak ramah, " aku hanya ingin meminta padamu untuk mengembalikan Jiyoung padaku " pinta Jae sung dengan wajah memelas, dengan entengnya Robi berkata " kau kira Jiyoung itu barang ha..?, dan Jika kau mencintai Jiyoung kejarlah aku pun akan mengejar cinta Jiyoung kita sama sama mengejar cinta Jiyoung dengan cara sportif ", " tidak ku sangka kau sangat mengerti maksudku, kau benar benar baik " puji Jae sung, " ya, ini sudah malam kau pulang atau menginap di rumahku..? " tanya Robi sambil menuju kedalam Rumah, " kau bahkan menawariku menginap padahal aku sudah menyerangmu kemarin ", kata Jae sung dengan agak kagum, " jadi kau mau atau tudak menginap di rumahku ..?" ulang Robi, " ya, baiklah " jawab Jae sung sambil mengikuti Robi dari belakang.
setelah di dalam mereka mengobrol bagaikan teman dekat, " hey ini sudah malam tidurlah " suruh Robi sambil membawakan sebuah bantal, " ya, terimakasih " sahut Jae sung, setelah itu mereka tidur, setelah paginya sekitar jam 04 30 Robi bangun tanpa membangunkan Jae sung, saat Robi membuka pintu Jae sung mendengar dan bangun, Jae sung penasaran apa yang akan dilakukan Robi dia mengikuti Robi sampai tiba di sebuah masjid ternyata Robi mengumandangkan adzan subuh setelah mengumandangkan adzan Robi berjamaah di masjid itaewon, setelah selesai sholat Robi mengadakan kultum bersama semua jamaah yang ada di masjid.
setelah selesai Robi baru keluar dari masjid dan ternyata Jae sung menunggunya di luar masjid, Jae sung pun bertanya " kegiatan apa tadi kok hikmat sekali dan pagi sekali ", " ya memang seperti itu kegiatannya supaya gk ada yang malas malasan " kata Robi dengan enteng, setelah pagi Jae sung pulang, ketika Jae sung pulang so seok dan Giong suk datang merekapun bertanya " assalamualaikum, kenapa dia kesini apa dia ingin mengajak berkelahi lagi apa dia tidak kapuk telah kalah...? ", " waalaikum salam, tidak dia hanya ingin main saja ke rumahku dia telah sadar, " jawab Robi dengan enteng " oh iya beritahu pada warga besok malam kita mengadakan yasinan " sambung Robi, " yasinan apa itu yasinan ..? " tanya so seok " yasinan itu membaca surat yasun bersama sama di masjid " jawab Robi, " oh baiklah, akan saya laksanakan ustadz ".... to be continued
 

  • Royoung story eps 14 Indonesian version
    setelah mereka musyawarah akhirnya mereka berpisah untuk melaksanakan tugas masing masing, Robi menghampiri satu persatu Rumah penduduk dan menjelaskan tentang acara yasinan dan alhamdulillah mereka menyukai acara yasinan itu bahkan mereka berencana mengajak kerabat mereka yang ada di luar kota untuk ikut acara itu, saat di perjalanan menuju Rumah rumah warga Robi mendapat pesan dari Jiyoung, Jiyoung ingin bertemu dengan Robi besok jam 09 00 malam Robi pun setuju karena acara yasinan mulai jam 07 00 - 0830 malam.
saat keesokan malam semua telah di persiapkan untuk menyambut acara yasinan itu dan setelah sholat isya acara di mulai, pertama tama warga bingung bagai mana mengawalinya akhirnya Robi membimbing warga, " saudara saudara sekalian mari sebelum kita membaca yasin kita membaca la fatihah 4 kali dan shalawat 10 kali alfatihah " tuntun Robi, wargapun mengikutinya sampai acara selesai jam 08 30 malam, ketika Robi akan turun dari masjid warga memanggilnya " ustadz " ujar warga, " ya, ada apa " jawab Robi, " ini sedikit rezeki untuk ustadz sebagai rasa terimakasih kami karena ustadz telah mengenalkan islam lebih dekat pada kami " sambung warga sambil memberikan angpau, " terimakasih, oh iya saya pergi dulu ya, saya ada urusan, assalamualaikum " ucap Robi sambil beranjak meninggalkan masjid menuju Rumahnya.
setelah sampai di rumahnya dia mengambil sepeda motor lalu pergi menemui Jiyoung di taman, setelah perjalanan agak lama akhirnya Robi sampai di taman dan ternyata Jiyoung belum datang mungkin karena jam masih menunjukan waktu 08 45 malam, Robi menunggu lama hingga Jam 09 30, dia hanya mendengarkan musik, tiba tiba dari belakang ada yang menutup matanya, " mmm siapa ini ya..? " ujar Robi sambil membuka tang itu, ternyata itu adalah Jiyoung, " maaf oppa aku terlambat, concert ku di perpanjang tadi " kata Jiyoung dengan mimik menyesal sambil duduk berdekatan dengan Robi, " ya, tapi jangan di ulangi nanti jadi kebiasaan terlambat " tegur Robi sambil tersenyum kecil, " jadi ada apa, kenapa kau ingin bertemu denganku " sambung Robi, " yang pertama aku miss you, yang ke dua aku ingin mengundang oppa untuk datang di acara concertku malam minggu nanti " ajak Jiyoung sambil memegang tangan Robi, " ya, insya allah aku akan datang " Jawab Robi, smerekapun mengobrol dan Jiyoung bersandar di pundak Robi sambil memandang bintang, setelah terasa agak malam Robi menyuruh Jiyoung pulang " cepatlah kamu pulang nanti kamu di cari lo..? ", " iya oppa, oppa tidak usah mengantarkanku," jawab Jiyoung , ketika Jiyoung akan pergi tiba tiba Jiyoung kembali dan langsung memeluk Robi seraya berkata " saranghae oppa ", "nae.... gomawo for your love " jawab Robi sambil memluk erat Jiyoung, setelah Itu Jiyoung pun Pulang dan Robi Juga berangkat pulang.....to be continued

  • Royoung story eps 15 Indonesian version
   setelah sampai di rumah ternyata so seok telah menunggu Robi di depan Rumahnya Robi, " ustadz tadi ustadz di cari seseorang " ujar So seok sambil menghadang sepeda motor Robi, " siapa dia "tanya Robi sambil turun dari sepeda motornya, " dia seorang wanita " jawab so seok, " kita bicarakan saja di dalam " ajak Robi sambil memparkirkan sepedanya dan langsung masuk ke rumahnya, setelah di dalam So seok menceritakan tentang wanita itu, " ciri cirinya dia cantik rambutnya di pony matanya tidak sipit bibirnya kecil dan tipis dan dia juga Ramah " perjelas So seok dengan ekspresi serius, melihat eksprsi So seok Robi hanya tertawa, " kenapa ustadz tertawa..? " tanya So seok, " ekspresimu itulo membuatku geli dan kamu sampai memperhatikan se detil detilnya " jawab Robi sambil menghentikan tawanya.
mereka terus mengobrol, dan so seok masih menjelaskan lagi " dia mencarimu, dia berkata ingin belajar ikmu islam langsung darimu dan ingin mengenal sosok ustadz seoul ", " dia terlalu berlebihan, ya semoga besok dia datang agar aku bisa mengajarinya, dan aku rasa ini sudah malam cepatlah tidur " ujar Robi sambil mulai berbaring tidur, " yaaah, ustadz bagaimana di ajak bicara malah ngajak tidur ya sudahlah " ujar so seok sambil mulai tidur, setelah keesokan harinya tepatnya setelah sholat subuh Robi keluar dari masjid dan tiba tiba ada yang memanggilnya dari kejauhan, " oppa, tunggu dulu," RRobi pun berhenti, " maaf atas kelancanganku memanggilmu oppa, " ujar wanita itu, " ya tidak apa apa , apakah kamu yang mencariku kemarin malam..? " tanya Robi, " iya, nama saya mochi, lebih lengkapnya mochi az zahra " ujar gadis itu, " namamu asing disini dan nama saya Robi " jawab Robi, " ya, salam kenal, memang saya lahir di korea tapi tinggal di jepang jadi nama saya seperti ini " perjelas mochi sambil tersenyum manis, " ya, mungkin nanti kita bisa teruskan mengobrol saya harus pulang, jika ingin ke rumah saya ya depan itu Rumah saya " ucap Robi sambil meninggalkan tempat itu, sambil memandang Robi mochi bergumam sendiri " dia adalah tipeku dia berkulit coklat dan juga baik "
setelah jam 08 00 pagi Robi mengirim pesan pada Jiyoung yang isinya " my love, jam berapa aku harus ke seoul, untuk menonton concertmu " tak beberapa lama Jiyoung membalas pesan Robi " jam 08 30 malam oppa ".
ketika Robi membersihkan halaman Rumah tiba tiba mochi datang, " assalamualaikum ustadz " ucap mochi sambil menghampiri Robi, " waalaikum salam sialahkan duduk " jawab Robi, " ustadz, apakah ustadz nanti malam ada acara ..? " tanya mochi sambil tersenyum, " maaf tapi nanti aku ada janji dengan seseorang " jawab Robi,.... to be continued

  • Royoung story eps 16 Indonesian version
  setelah mendapat jawaban dari Robi mochi merasa kecewa, " memangnya kenapa...? " sambung Robi, " saya ingin mengajakmu makan bersama " jawab mochi dengan agak lesu, melihat kekecewaan Mochi Robi tidak tega dan Robi pun mengajak mochi jalan jalan saat itu Juga, " jika nanti malam tidak bisa kalau sekarang aku bisa ", mendengar perkataan Robi itu mochi sedikit terhibur, dan mereka pun berjalan jalan di sekitar Itaewon, mereka berjalan sambil mengobrol, dengan agak ragu mochi bertanya " ngomong ngomong apakah ustadz sudah punya kekasih...? ", " alhamdulillah sudah ", jawab Robi dengan enteng, mendengar jawaban dari Robi Mochi kaget dan seperti putus asa, dan tiba tiba mochi berhenti, " ada apa mochi, kenapa kau berhenti..? " tanya Robi, mochi tidak menjawab dia hanya menucapkan salam terus pergi, " saya harus pergi assalamualaikum ustadz ".
di saat mochi pergi tiba tiba so seok datang, so seok kaget kenapa mochi pulang, " ustadz kenapa mochi pulang ", karena tidak tahu Robi pun menjawab " Tidak tahu, mungkin ada urusan pekerjaan ", " oh iya kemarin aku di beri ticket concert kara di seoul dekat dengan Itaewon pada tanggal 04 agustus ya nanti malam " sambung Robi sambil menunjukan ticket yang di berikan Jiyoung, " oh maaf sepertinya aku tidak bisa nonton karena aku akan ada tour gang motor nanti malam " ucap So seok, " yah tidak apa apa sepertinya aku harus pergi sendiri " ucap Robi.
setelah sholat isya' Robi langsung berangkat ke tempat concert kara di sana dia bertemu go hara, " maaf, apakah kau melihat Jiyoung..? " tanya Robi, " dia sudah ke dalam dan jika bukan staff di larang ke dalam maaf ya..!! " jawab hara, " ya tidak apa " sahut Robi sambil tersenyum, setelah tepat jam 08 30 dimulailah concert kara Robi menonton di bangku paling depan, tiba tiba concert berhenti, semua penonton bingung tiba tiba nama Robi di panggil, " bagi yang bernama Robi di harap maju ke panggung ", dengan bingung Robi maju setelah sampai di atas panggung tiba tiba tirai panggung terbuka dan Robi melihat banyak staff dari kara yang membawa lilin dan membawa plat besar yang bertuliskan " happy birthday to you " dan munculah dari belakang kerumunan staff kara, yaitu kang Jiyoung yang membawa kue sambil menyanyikan lagu ulang tahun karena terharu Robi hampir menangis, dan Jiyoung menghampirinya dan memberikan sepotong kue di makanlah sepotong kue tersebut oleh Robi, setelah memberikan sisanya pada member kara Robi langsung memeluk Jiyoung seraya berkata " terimakasih atas semuanya Jiyoung ", " ita itulah gunanya kekasih " ucap jiyoung,
penonton pun ikut terharu dan Robi memgang pipi Jiyoung, dan Jiyoung hanya tersenyum tersipu malu, karena terbawa suasana penonton pun meneriaki " cium, cium, cium, ", akhirnya Robi pun mencium kening Jiyoung dan berkata " aku mencium keningmu karena ciuman kening adalah ciuman kasih sayang ",...........to be continued

  • Royoung story eps 17 Insonesian version
setelah acara selesai memver karamenemui Robi termasuk Jiyoung, mereka mengucapkan selamat atas ulang tahun Robi dan atas jadinya mereka sebagai sepasang kekasih meskipun sebenarnya Jiyoung dan Robi telah lama menjadi kekasih mungkin sekitar 3 bulan, " selamat ya..? atas hubungannya...!! " ujar member kara sambil menggoda Jiyoung, Jiyoung semakin malu sampai sampai wajahnya memerah, " ya, gomawo semuanya " jawab Robi sambil tersenyum, semuanya berdiri dihadapan Robi kesuali Jiyoung yang berdiri di samping Robi, setelah mereka mengobrol Robi pun pamit pulang " ya, sekali lagi terimakasih, nicol, gyuri, hara, seungyoon, beserta staff kara karena telah membuatkan acara paling spektakuler dalam hidupku, dan tidak lupa kepada Jiyoung " ujar Robi sambil mengelus rambut Jiyoung, " saya pamit pulang dulu " sambung robi sambil beranjak pergi, di saat Robi pergi Jiyoung risau karena Jiyoung telah membuatkan surat cinta untuk Robi, " kejar dia selagi belum jauh berikan surat itu padanya " ujar hara, tak pikir panjang Jiyoung pun mengejar Robi ternyata Robi belum jauh, " oppa, tunggu " panggil Jiyoung, Robi pun berhenti dan Jiyoung menghampiri Robi sambil memberikan surat cinta itu, " wah, apa lagi ini..? ini untukku ya..? " tanya Robi, Jiyoung hanya mengangguk," terimakasih Jiyoung " ujar Robi sambil mencium pipi Jiyoung.
setelah itu Robi langsung pulang ke itaewon, mungkin karena kelelahan Robi tak menyapa Mochi yang berpapasan dengannya di jalan, Mochi semakin sedih saat itu, tapi karena kejadian itu Mochi menjadi lebih semangat untuk mendapatkan cinta Robi.
sesampainya Di rumah Robi langsung tidur, keesokan harinya Robi sakit demamtubuhnya mengifil kedinginan, Berita bahwa Robi sakit telah sampai ke telinga so seok, trak pikir panjang so seok langsung mengajak teman temannya untuk menjenguk Robi, " hei, anak buahku akan aku beri tugas penting sekarang guru agama kita sakit 5 orang diantara kalian harus ada yang ke apotek ", merekapun langsung berangkat ke rumah Robi dan di sana sudah banyak orang yangmenjenguk, sesampainya di rumah Robi Soseok langsung memberitahu Jiyoung lewat masage, mendengar kabar itu Jiyoung panik dan langsung pergi ke rumah Robi, tak lama kemudian dia sampai dan langsung menemui Robi dan memegang tangan Robi seraya berkata " apakah kau sakit, perlukah kita ke dokter, dan maafkan aku karena terlambat menjengukmu, aku akan merawatmu sampai sembuh oppa..! ".
Jiyoung pun merawat Robi dengan kasih sayang seperti mengkompres Robi mengambilkan obat dan lai lain, sampai sampai warga yang datang kagun atas kepedulian Jiyoung pada Robi mereka menganggap Robi dan Jiyoung itu suami istri......... to be continued

  • Royoung story eps 18 Indonesian version
Jiyoung terus merawat Robi bahkan Jiyoung menginap di rumah Robi sampai tiga hari karena setelah tiga hari Robi telah sembuh, " Jiyoung kau memang wanita idamanku, aku sangat mencintaimu Jiyoung, insya allah aku tak akan menduakanmu " ujar Robi sambil memegang tangan Jiyoung, " iya, aku melakukan semua ini karena aku sangat mencintaimu oppa " ucap Jiyoung, mendengar perkataan Jiyoung Robi terharu dan langsung memeluk Jiyoung seraya berkata " aku sangat beruntung karena mempunyai kekasih sepertimu ", setelah itu Robi berkata bahwa dia harus pulang ke indonesia untuk sementara "Jiyoung aku harus pulang ke indonesia selama 2 bulan ", " kenapa kamu ingin meninggalkan aku..? apakah kau tidak mencintaiku " tanya Jiyoung sedikit kesal, " aku mencintaimu tapi aku harus membantu kakakku mengelola islamic boarding school, dan ingatlah Jiyoung aku memang mencintaimu tapi cintaku kepada alloh melebihi cintaku padamu..? " jawab Robi, " jadi, oppa kapan berangkatnya..? " tanya Jiyoung sambil cemberut, " setelah hari pernikahan Giong suk, dan jangan cemberut wajahmu terlihat aneh saat kau cemberut " jawab Robi sambil mencubit pipi Jiyoung, akhirnya Jiyoung tersenyum .
setelah mengobrol Robi mengajak Jiyoung jalan kaki keliling itaewon, di setiap mereka berpapasan dengan warga, warga pasti bilang " waah, cocok sekali kapan kalian akan menikah ", Robi dan Jiyounghanya tersenyum setiap warga menggoda mereka.
mereka terus berjalan hingga sampai di sebuah kedai Robi mengajak Jiyoung makan dan minum di situ " ayo Jiyoung kita makan danminum teh di kedai itu " ajak Robi, " baik oppa " jawab Jiyoung sambil mengikuti Robi, tidak di sangka ketika mereka masuk kedalam kedai mereka bertemu dengan Mochi yang sedang minum teh di situ, "wah, assalamualaiku Mochi kita bertemu lagi Mochi, bersama siapa kamu kesini..? " sapa Robi, " bersama Keluargaku, kalo ustadz bersama siapa..? " Mochi balik menanya, " yah saya bersama my yeoja Jiyoung namanya..! " jawab Robi dengan enteng, " salam kenal " sapa Jiyoung, setelah itu mereka memesan teh dan juga makanan Ringan mereka makan sambil bercanda bersama.... to be continue

  • Royoung story eps 19 Indonesian version
setelah selesai makan Robi pamit pulang dulu karena mau mengantar Jiyoung pilang, " maaf paman, bibi, mochi saya harus pulang karena saya harus mengantar Jiyoung pulang ", " " oh iya silahkan " jawab ayah mochi, " assalamualaikum " ucap Robi sambil perlahan meninggalkan kedai. setelah itu Robi langsung mengantar Jiyoung pulang sesampainya di depan Rumah Jiyoung, Jiyoung mengajak Robi masuk " ayo oppa, biar aku kenalkan padamu keluargaku ", " iya, jika kamu yang minta " jawab Robi sambil mengikuti Jiyoung, setelah mereka sampai di dalam ayah Jiyoung bertanya " dari mana saja kau ...? ", saat Jiyoung hendak menjawab Robi langsung menyahut " maaf paman karena saya Jiyoung tidak pulang, saya ingin mengantarkannya pulang tapi saya sakit jadi tidak bisa mengantarkan Jiyoung pulang saat itu ", " apakah kamu Robi yang sering di ceritakan Jiyoung " tanya ayah Jiyoung, " iya paman " jawab Robi samil tertunduk, " oh ternyata kamu, ya tidak apa apa aku memaafkan kamu, oh silahkan masuk " ajak ayah Jiyoung, Robi terlihat lega dan tersenyum, merekapun menuju ruam tamu dan mereka mengobrol, " yah Jiyoung itu dulunya kalo bangun itu agak siang sekitar jam 09 00 dia baru bangun tapi setelah menjadi gfmu dia jam 07 00 pagi sudah bangun " ujar ayah Robi sambil tertawa, " wah, benarkah saya bahkan tidak menyadarinya " jawab Robi sambil ituk tertawa, setelah beberapa lama mereka mengobrol Robi pamit pulang " maaf paman saya harus pulang " sambiul mencium tangan ayahnya Jiyoung, ayahnya Jiyoung kaget dan bertanya " kenapa kau mencium tanganku ", " ini dalam islam artinya menghormati orang yang labih tua, lebih tua umurnya, ilmunya dll, dan mencium tangan artinya kasih sayang pada yang lebih tua " perjelas Robi, ayah Jiyoung tersenyum lebar, dia kagum atas jawaban Robi, " saya pamit paman " ucap Robi sambil keluar Rumah.
Jiyoung hanya di dalam kamar, dia melihat Robi dari dalam kamarnya sambil tersenyum dia melambaikan tangan kepada Robi saat hendak pulang.
sejak saat itu Robi sering berkunjung ke Rumah Jiyoung, 7 hari telah berlalu dan tiba saatnya Giong suk menikah, Robi akan datang ke pernikahan Giong suk dan Robi ingin mengajak Jiyoung dengannya ke pernikahan Giong suk di busan, saat itu jam 07 30 pagi Robi pergi ke rumah Jiyoung dan setibanya di rumah Jiyoung Robi bertanya pada ayahnya Jiyoung " Jiyoung sudah bangun paman ", " belum dia masih Tidur di kamarnya, tapi mari aku antar kekamarnya bangunkan dia " jawab paman sambil ter senyum, Robi pun mengikuti ayah Jiyoung menuju karanya Jiyoung, " ini dia kamarnya masuklah dan bangunkan dia " suruh ayahnya Jiyoung, Robi pun masuk dan melihat Jiyoung masih tertutup selimut Robi pun menepuk tangan Jiyoung sambil berkata " sayang bangun, katanya mau ikut denganku ", mendengar suara Robi Jiyoung langsung bangun dan kaget, bukannya langsung bangun malah dia menutupi wajahnya dengan selimut karena malu, dengan perlahan Jiyoung turun dari tempat tidur menuju kamar mandi dan masih menggunakan selimut, " aku tunggu kamu di ruang tamu " kata Robi sambil keluar dari kamar Jiyoung... to be continued

  • Royoung story eps 20 Indonesian version 
setelah keluar dari kamar Jiyoung Robi menunggu di ruang tamu bersama ayahnya, agar tidak jenuh Robi bermain catur dengan ayahnya Jiyoung, " mm lama sekali Jiyoung itu " ujar ayah Jiyoung, " apakah Jiyoung kalau dandan selalu lama ya paman...?? " tanya Robi sambil tersenyum, " tidsk selalu, tapi jika pergi ke acara acara penting ya seperti ini " jawab ayahnya Jiyoung sambil tertawa, setelah beberapa menit mereka menunggu akhirnya Jiyoung keluar dia menggunakan gaun putih dan terlihat sangat cantik, Robi pun terkejut melihatnya seraya berkata " subhanallah maha suci allah menciptakan wanita sepertimu ", Jiyoung pun menghampiri Robi dan berkata " ayo oppa kita berangkat bukakah tempatnya jauh ", " tidak, Giong suk memindahkan tempat pernikahan dia pindah ke Itaewon agar aku mudah datang ke pernikahannya " jawab Robi masih terkagum kagum oleh Jiyoung, " kenapa oppa memandang ku seperti itu, kau membuatku malu " tanya Jiyoung sambil tersipu malu, " oh iya maaf, aku hanya kagum padamu, oh iya paman kami harus pergi kami pamit dulu ya paman...!! " ucap Robi sambil keluar dariRumah dan Jiyoung mengikutinya keluar, akhirnya merekapun berangkat ke Itaewon.
setelah beberapa lama perjalanan akhirnya mereka sampai di tempat acara pernikahan Giong suk, semua orang memberi selamat kepada Giong suk atas pernikahannya termasuk Robi dan Jiyoung, " selamat atas pernikahanmu ya giong suk " ucap Robi sambil bersalaman dengan Giong suk, " iya terimakasih ustadz " ucap Giong suk, " apakah so seok dan mochi datang..? " tanya Robi, " iya mereka datang Mochi sendiri kalau so seok bersama yeojanya " jawab Giong suk, setelah mengucapkan selamat mereka memakan hidangan dan berbincang bincang, setelah acara akan selesai Giong suk mengajak Robi, Jiyoung so seok bersama pasangannya dan mochi untuk berfoto bersama giong suk, " mari ustadz dan teman teman kita ber foto bersama " ajak Giong suk.
setelah acara selesai Robi mengantar Jiyoung pulang, saat akan memasuki mobil Jiyoung berkata " kapankah Kita akan seperti mereka ", " yakelak jika Allah telah menghendaki " jawab Robi dengan enteng, " oh iya besok aku akan pulang ke indonesia " sambung Robi, dengan cemberut Jiyoung berkata " jangan lama lama ".....to be
continued
 

  • Royoung story eps 21 Indonesian version 
setelah selesai acara akhirnya Robi mengantar Jiyoung ke rumahnya, tak beberapa lama perjalanan akhirnya mereka pun sampai di di depan Rumah Jiyoung, Jiyoung mengajak Robi masuk tapi Robi menolak dan berkata " aku harus siap siap karena besok aku harus pulang ke Indonesia ", " memangnya oppa berangkat jam berapa " tanya Jiyoung sambil memasang muka sedih , " jam 08 30 pagi, dan jangan sedih aku hanya 2 bulan ke Indonesia " jawab Robi sambil memegang pipi Jiyoung, tanpa berkata apapun Jiyoung langsung memeluk Robi seraya berkata " jangan pergi terlalu lama ", " kan sudah aku bilang cuma 2 bulan dan kamu masih bisa menghubungiku lewat mobile phone, setelah mengobrol agak lama akhirnya Jiyoung masuk ke Rumahnya, dan setelah Jiyoung masuk Robi langsung bergegas pulang.
sesampainya di rumah Robi lang sung bersia siap seperti memasukkan baju dan barang barang yang mungkin di perlukan, tiba tiba so seok datang dan berkata " mau saya bantu ustadz ", " ya silahkan " jawab Robi sambil memasukan baju baju ke dalam koper, setelah mereka selesai Robi dan so seok langsung duduk dan istiraha Robi pergi membuatkan minum untuk so seok, setelah mereka minum Robi pamit pergi " so seok aku pergi dulu aku harus berpamitan pada jamaah dan para warga ", Robi pun pergi ke rumah Rumah warga dan berpamitan kepada mereka, tapi parawarga bingung dan bertanya " lalu jika ustadz pulang yang mengisi pengajian nanti siapa..?? ", insya alloh, Giong suk yang akan menggantikan saya sementara " jawab Robi, setelah berpamitan dengan warga Robi pulang kerumah dan istiraha setelah istirahat dia sholat maghrib setelah sholat maghrib dia berpamitan kepada jamaah yang ada di masjid, " jadi, besok ustadz pulang jam berapa " tanya jamaah, " sekitar jam 08 30 pagi " jawab Robi, mereka mengobrol di depan masjid sampai jam isya', merekapun pergi berwudlu untuk melaksanakan sholat isya dan Robi yang menjadi imam setelah sholat isya Robi mengadakan kultum seperti biasa, setelah selesai kultum semua jamaah termasuk Robi pulang.
setelah sampai di rumah Robi langsung tidur, setelah Robi bangun sekitar jam 04 30 pagi, dia langsung pergi ke masjid untuk melaksanakan sholat berjamaah setelah selesai sholat dia langsung mengisi kultum seperti biasa, setelah acara selesai di keluar dari masjid saat berada di depan masjid dan hendak pulang dia di panggil para jamaah " ustadz, nanti pagi kami akan mengantarmu sampai bandara ", " terimakasih " jawab Robi sambil tersenyum manis.
stelah jam 08 00 Robi bersiap dan membawa koper kopernya keluar dari rumah menuju mobil yang di sediakan masyarakat di saat Robi hendak masuk ke mobil tiba tiba mobil Jiyoung datang dan berhenti di belakang mobil yang akan di tumpangi Robi, Jiyoung keluar dari mobilnya dan berkata " aku ikut mengantarkan oppa ke bandara " , " iya silahkan dan ayi cepat berangkat " ajak Robi sambil masuk ke dalam mobil..... to be continued

  • Royoung eps 22 Indonesian version 
setelah itu mereka berangkat menuju bandara, tak begitu lama perjalanan akhirnya mereka sampai merekapun masuk kebandara dan mencari ticket untuk ke Indonesia setelah mendapatkannya Robi menunggu pesawat berangkat, tak lama kemudian pengumuman bahwa pesawat akan berangkat, Robi pun bersiap untuk naik pesawat dan juga berpamitan kepada warga dan teman teman yang mengantar, " saya pergi dulu ya assalamualaikum " ucap Robi, " waalaikum salam dan semoga selamat sampai tujuan " ucap para warga, tapi tiba tiba Jiyoung menghampiri Robi dan menangis seraya berkata " aku akan selalu merindukanmu dan mencintaimu walau kau pergi ", Robi pun melepaskan pelukan Jiyoung seraya berkata " kau mungkin tak tahu betapa aku mencintaimu, dan aku rasa sekarang waktunya untukku pergi, sampai jumpa Jiyoung ", Jiyoung hanya memandang Robi dari ke jauhan sedangkan para warga terharu melihat mereka, mochi pun menghampiri Jiyoung dan berkata " ustadz tidak pergi tuk selamanya, dan aku rasa kau sangat beruntung karena dia sangat mencintaimu seperti kau yang mencintainya.
setelah berpamitan Robi langsung menaiki pesawat, sedangkan para warga pulang termasuk Jiyoung pun pulang tapi dia tetap sedih, sesampainya di rumahnya Jiyoung di tanya oleh hara " ada apa...? ", Jiyoung hanya menggelengkan kepala sambil terus berjalan menuju kamarnya, hara masih penasaran dan menghampiri Jiyoung di kamarnya dan bertanaya lagi " kenapa kau sedih, ceritakan padaku..? ", " Robi oppa pulang ke Indonesia selama 2 bulan " jawab Jiyoung, " ooh jadi begitu, mudah saja tinggal kau kirim pesan melalui mobile phon, lagi pula cuma 2 bulan " ucap hara sambil tersenyum, setelah mendengar saran hara Jiyoung sedikit tidak sedih lagi " ya betul juga, jika aku merindukannya akan aku hubungi, oh iya bukankah lusa kita ada show di jepang ", " iya, jadi jangan bersedih dan bersiap untuk show lusa " jawab hara, akhirnya mereka pergi ke tempat studio kara dan berlatih untuk persiapan show lusa depan.
sedangkan Robi dalam perjalanan menuju Indonesia mungkin sekitar 6 jam Robi sampai di bandara soekarno hatta di jakarta setelah sampai dia melanjutkan perjalanan menuju kotanya, setelah sampai ternyata dia telah di tunggu oleh para santri islamic boarding school yang di kelola oleh kakaknya, diapun pulang menuju IBS (islamic boarding school), tak lama perjalanan dia sampai dan setelah itu dia istirahat, sampai ke esokan harinya tepatnya jam 04 32 pagi dia terbangun dia pun berwudlu sambil menunggu adzan setelah adzan selesai dia pun sholat erjamaah yang di pimpin kakaknya, setelah selesai dia mengadakan sorogan atau memuka kembali pelajaran yang sudah di pelajari bersama para santri, dan setelah sorogan selesai dia berkata " saya tahu anda pasti berfikir kenapa di adakan sorogan mendadak pasti anda ada yang mengantuk, tapi sungguh setelah subuh adalah waktu yang tepat untuk mengulang kembali pelajaran karena pikiran masih segar setelah bangun tidur bisa di katakan masih kosong agar tidak di masuki syetan lebih baik otak kita di masuku ilu bukan begitu, aku dulu juga malas tapi aku melawannya "...to be continued

  • Royoung story eps 23 Indonesian version
sedangkan Jiyoung yang di tinggal Robi ke Indonesia untuk sementara berusaha agar tidak terlalu sedih dengan menjalani aktifitas seperti jalan jalan bersama member kara yang lain tapi dia malah teringat saat jalan jalan bersama Robi di taman, teman temannya tahu kalau Jiyoung sedih jadi mereka mencoba menghibur Jiyoung dengan mengajaknya ke tempat hiburan, dan mereka bersenang senang bersama tapi tiba tiba saat mereka bermain game Jae sung datang dan berkata " aku akan menemanimu selama Robi tidak ada ", Jiyoung kaget melihat Jae sung seraya berkata " maaf Jae sung tapi walaupun Robi jauh aku tetap mencintainya ", " tidak au tidak ingin merebutmu darinya aku hanya ingin menjadi temanmu " jawab Jae sung dengan tersenyum, akhirnya Jae sung ikut bermain game dan mereka bersenang senang bersama, setelah mereka selesai bermain merekapun pulang ke apartemen kara Jae sung mengantar Jiyoung ke apartemen kara, setelah sampai didepan apartemen kara Jiyoung turun dan berkata " terimakasih Jae sung ", Jae sung pun turun menghampiri Jiyoung dan berkata " maaf Jiyoung tapi apakah tidak ada tempat di hatimu untukku ", " maaf tapi tidak ada " jawab Jiyoung sambil memasuki apartemen, setelah Jiyoung masuk Jae sung hanya berkata dalam hatinya " aku akan berusaha agar kau mencintaiku lagi, itulah yang di katakan Robi ".
setelah memasuki apartemen Jiyoung langsung mengambil mobile phonnya dan bermaksud menghubungi Robi tapi saat di hubungi yang mengangkat telphonnya bukan Robi tapi so seok " hallo, Jiyoung mobile phonnya Robi tertinggal di rumahnya ",
" oh jadi begitu ya, ya tidak apa apa kalau begitu " ucap Robi sambil menutup telphonnya, Jiyoung bingung bagaimana caranya menghubungi Robi tapi dia teringat Jika Robi mempunyai FB dia mengirim masage lewat FB tapi sayangnya Robi terlalu sibuk sampai tidak sempat membuka FB.
setelah 1 bulan berlalu ternyata tugas Robi lebih cepat selesainya Robi sangat bersyukur " alhamdulillah aku bisa kembali ke korea dengan lebih cepat aku ingin menghubungi Jiyoung " sata Robi mencari mobile phonnya tapi dia tersadar Jika dia meninggalkannya di Rumahnya di Itaewon " masya allah ternyata tertinggal, hah tapi tidak apa apa aku akan memberi kejutan kepada Jiyoung ", Robi pun berangkat ke bandara menuju ke korea setelah perjalanan selama 6 jam ia sampai di korea dan langsung menuju Itaewon setelah sampai di Itaewon di sholat maghrib para jamaah sangat jaget sekaligus bahagia melihat Robi datang, " wwahh alhamdulillah ustadz telah datang kapan ustadz datang " tanya para jamaah, " oo tadi sore sekitar jam 05 00 sore " jawab Robi sambil tersenyum, " katanya ustadz 2 bulan tapi kok masih satu bulan sudah datang " tanya jamaah tadi, sambil tersenyum Robi menjawab " iyaa disana saya hanya mendirikan majelis ngaji kitab kuning dan setelah selesai ya saya pulang dan alhamdulillah 1 bulan sudah selesai " jawab Robi, Robi pun pamit pulang dan sesampainya di rumah dia istirahat, keesokan harinya dia pergi ke Universitas itaewon tapi ternyata dia di pindah kerjakan untuk praktek mengajar di universitas seoul.... tobe conti nued



  • Royoung story eps 24 Indonesian version
setelah mengetahui bahwa ia di pindah kerjakan karena untuk dalam rangka perkenalan semua agama pada mahasiswa di universitas sungkyunkwan, dia sangat senang mendengar hal itu karena dia mewakili umat islam di korea untuk mengenalkan islam kepada mahasiswa, setelah itu dia berangkat ke sungkyunkwan unyversity, setelah agak lama perjalanan dia sampai sekitar jam 09 00, setelah sampai ia langsung pergi ke ruang guru dan menunggu jadwal mengajar.
sedangkan Jiyoung berangkat ke university setelah beberapa minggu ini dia tidak bisa datang karena ke sibukan akhirnya dia sampai dan langsung memasuki ruang kelas dan tiba tiba dosen memberitahukan akan ada dosen baru yang akan menerangkan tentang agama islam " sekarang akan ada dosen baru yang akan menerangkan tentang agama islam supaya kita bisa saling menghormati agama saudara saudara kita yang berbeda agama dari kita ", tak lama setelah dewan dosen keluar datanglah dosen baru, Jiyoung sangat kaget karena dosen baru itu adalah Robi, " selamat pagi teman teman, nama saya Robi saya dari Itaewon bukankah tadi dewan dosen telah memberi tahu kalian apa materi yang akan saya sampaikan...? ", " sudah pak " jawab semua mahasiswa kecuali Jiyoung yang masih terkejut atas kedatangan Robi, saat Robi melihat Jiyoung Robi sengaja ingin mengerjai Jiyoung, " hey, kau kenapa kamu melamun saja cepat maju ke depan " ucap Robi sambil menunjuk ke arah Jiyoung, dengan kaget Jiyoung maju, " siapa namamu..? " tanya Robi berlagak tidak kenal, " apakah kamu lupa " Jiyoung ganti bertanya, dengan enteng Robi menjawab " memangnya kita pernah bertemu sebelumnya ", " baiklah namaku Jiyoung " ucap Jiyoung , " apa yang kamu lamunkan " tanya Robi, " anda pak " ucap Jiyoung, " oooo silahkan duduk " surh Robi, setelah itu Robi menyampaikan materi hingga jam 12 00 selesai pelajaran, setelah selesai semua murid keluar dan ketika Robi hendak keluar Jiyoung memanggilnya " hey oppa ", Robi pun menoleh dan menjawab " ada apa..? ", tanpa mengucap kata kata Jiyoung menghampiri Robi dan memeluknya seraya berkata " aku Rindu sekali kepadamu, kapan kau datang Oppa..? ", sambil membalas pelukan Jiyoung Robi berkata " kemarin sore dan sungguh aku sangat merindukanmu juga ", sambil melepas pelukannya Robi berkata " tapi ingatlah kita disini berstatus guru dan murid tapi jika nanti telah pulang aku adalah kekasihmu ", Jiyoung hanya mengangguk dan setelah itu mereka pulang.
.....yo be continued



  • Royoung story eps 25 Indonesian version
setelah itu mereka pun pulang dan Robi mengantarkan Jiyoung ke rumahnya, setelah sampai ke rumahnya Jiyoung turun dari mobil dan Jiyoung berkata kepada Robi " oppa, nanti kita jalan jalan lagi ya jam 07 30 malam ", Robi hanya berkata " iya, aku akan menunggumu di taman seperti biasa ", lalu Robi langsung pulang, setelah beberapa menit perjalanan akhirnya dia sampai di Itaewon sesampainya di rumah dia kaget banyak warga yang menunggunya di depan Rumah termasuk So seok dan Giong suk, " selamat datang kembali ustadz " ucap semua warga, " iya " iya terimakasih banyak " jawab Robi sambil tersenyum , setelah mereka bersalaman Robi mengajak mereka masuk tapi parawarga sibuk jadi harus segera pulang " maaf ustadz kami tidak bisa lama lama karena masih banyak pekerjaan yang harus kami kerjakan ", iya tidak apa apa " jawab Robi dengan tersenyum, semua warga pulang kecuali So seok dan Giong suk, mereka pun masuk ke Rumah Robi sesampainya di salam So seok lang sung berkata " ustadz kemarin saya boss besar gang motor datang kepada saya dan menyuruh saya untuk bergabung bersama mereka tapi saya dan teman teman saya menolak, dan boss besar berkata Jika kalian tidak mau kalian akan saya bunuh kecuali kami bisa mengalahkannya dalam duel nanti jam 09 00 ",
tenanglah saya akan menemanimu kesana an jika saya bisa membantu akan saya bantu dengan sekuat tenaga " ucap Robi berusaha menenangkan So seok, " dan saya Juga bilang saya mempunyai guru yang sangat kuat dan dia yang akan mengalahkanmu " ujar So seok, " owh jadi begitu baiklah nanti malam kamu berangkat dulu karena aku ada janji dengan Jiyoung " saran Robi.
setelah sholat isya So seok telah tidak ada dia berangkat bersama ke 5 anak buahnya, Robi sedikit khawatir tapi dia mempunyai janji dengan Jiyoung " apa boleh buat aku harus pergi menemui Jiyoung dulu baru membantu So seok ", Robi berangkat ke taman dimana Jiyoung telah menunggunya disana, setelah sampai Robi mengajak Jiyoung ke tempat makan di dekat sungai di seoul, setelah mereka sampai Robi memean makanan yang halal, mereka makan bersama, melihat Robi yang cemas Jiyoung memegang tangannya seraya berkata " oppa ada apa ", tiba tiba Robi bangkit dari tempat tidur dan berkata " maaf Jiyoung aku harus pergi ini penting ", Jiyoung penasaran dan mengikuti kemana Robi pergi.
sedangkan So seok telah di pukuli oleh boss besarnya yang bernama Lee rae sub, " mana gurumu " tanya Rae sub tiba tiba " aku disini " jawab Robi dari kejauhan, Robi langsung menaiki Ring, tanpa basa basi Rae sub lang sung menyerang tapi belum sampai 2 menit Rae sub telah terjungkil balik, semua anak buahnya yang berjumlah lebih dari 40 orang menyerang, Robi hanya berkata " akan kutunjukan neraka kalian ", ini pertama kalinya So seok melihat Robi se serius ini, dengan beberapa gerakan satu persatu tulang mereka di hancurkan Oleh Robi dengan gerakannya yang menakutkan bahkan So seok sangat kaget, dalam waktu 10 menit tinggal 7 orang yang bertahan 38 orang telah terbujur tak berdaya......... to be continued



  • Royoung story eps 26 Indonesian version
karena merasa kesal kepada Jiyoung Robi pun langsung pamit pulang kepada ayahnya Jiyoung, " paman saya pulang dulu ", karena menyesal Jiyoung menghampiri Robi yang akan menaiki sepeda motornya untuk pulang ke itaewon, dan Jiyoung memanggil Robi " oppa, ", Robi hanya menoleh tanpa mengatakan sepatah kata pun, " maafkan aku oppa, aku janji tidak akan mengulangi perbuatanku lagi " ucap Jiyoung karena menyesal, " renungilah perbuatanmu dan jangan menghubungiku sebelum kau sadar apa kesalahanmu " ucap Robi sambil pergi meninggalkan Jiyoung.
Jiyoung terus menyesal dan saat jam 02 00 siang dia berencana pergi ke rumahnya Robi untuk meminta maaf, tapi sesampainya di Itaewon dia melihat Robi yang duduk bersama Mochi, Jiyoung merasa cemburu dan langsung pergi melihat Jiyoung pergi, Robi langsung mengejar Jiyoung, Robi berhasil mengejar Jiyoung dan dia bertanya kepada Jiyoung " kenapa kamu pulang ", " oppa selingku dengan Mochi " ucap Jiyoung sambil menangis meninggalkan Robi, karena kaget mendengar penjelasan Jiyoung Robi dengan sendirinya melepaskan tangan Jiyoung, Jiyoung langsung pergi ke taman dia menyendiri di sana, tiba tiba Jae sung datang dan bertanya kepada Jiyoung " kenapa kau menangis, apa karena Robi ..? ". " semua lelaki sama saja mereka suka membuat hati wanita sakit ku kira Robi lebih baik darimu ternyata dia lebih jahat darimu " jawab Jiyoung sambil menangis, melihat Jiyoung sedih Jae sung memanfaatkan untuk mendekati Jiyoung, Jae sung mencoba menenangkan Jiyoung dengan mengajaknya jalan jalan, mereka bersenang senang bersama sampai Jiyoung melupakan masalahnya, akhirnya mereka membeli ice krim setelah membeli ice krim mereka jalan jalan sambil menghabiskan ice krim, saat mereka jalan jalan tiba tiba Robi datang dan berkata " aku ingin menjelaskan tadi kami hanya membicarakan tentang jamiah islamiah untuk para gadis dan ibu ibu " ...... to be continued



  • Royoung story eps 27 Indonesian version
mendengar penjelasan dari Robi Jiyoung ingin memaafkannya tapi ketika Jiyoung hendak mengatakan sesuatu Jae sung langsung menarik tangan Jiyoung pergi meninggalkan Robi sendirian, dari kejauhan Jiyoung memandang Robi yang hanya duduk terdiam sambil tertunduk, tapi Jiyoung tidak punya pilihan lain karena ia terpaksa pergi karena di tarik oleh Jae sung, saat Robi duduk dalam kesunyian tiba tiba datanglah So seok mengulurkan tangannya sambil berkata " bangunlah ustadz, bukankah ustadz sendiri yang berkata bahwa di butuhkan rasa sakit yang dalam untuk menjadi kuat ", mendengar perkataan So seok Robi terbangun, setelah Robi terbangun So seok berkata lagi " saya sudah tahu apa yang terjadi, tapi lupakanlah, oh iya tadi ada telphon dari Indonesia dia berkata dia adalah temanmu ", " benarkah siapa namanya " tanya Robi sambil sedikit terkaget, " insya allah namanya Aji " jawab So seok sedikit mengingat ingat, " apa yang dia katakan " tanya Robi lagi, " dia berkata Ingin ke sini bersama teman temannya " jawab So seok, " waaah alhamdulillah kalau begitu, mari kita pulang " ajak Robi, akhirnya mereka pun pulang saat sampai di Itaewon Robi terkejut karena melihat 5 temannya ada di sana, sambil berlari menuju temannya Robi berkata " teman teman lama tidak bertemu ", mereka berpelukan setelah Itu mereka masuk kedalam Rumahnya Robi sambil berbincang bincang.
setelah sampai di dalam Robi mengenalkan teman temannya kepada So seok " ini adalah tema temanku, dia bernama Aji, Zuhur, Wahbi, Rizal, Ulil, mereka akan membantu kita menyebarkan islam di Korea ini ", " salam kenal " ucap ke empat teman Robi kepada So seok, mereka pun saling berkenalan dan saling bertanya tentang diri mereka satu sama lain, setelah waktu di rasa sudah malam mereka memutuskan tidur, " lebih baik kita tidur ini sudah jam 11 00 pm " ajak Robi kepada mereka, setelah pagi tiba Robi mengajak mereka jalan jalan ke Itaewon dan seoul, tiba tiba Mochi datang dan berkata " ustadz, maaf soal kemarin ", " ya itu bukan salahmu itu memang salah kami " jawab Robi dengan enteng, " siapa mereka ustadz "tanya mochi, " oh iya mereka adalah partnerku yang akan membantuku untuk menyebarkan islam di korea " jawab Robi sambil tersenyum, tanpa rgu mochi mengucapkan salam kepada mereka " assalamualaikum salam kenal ", mereka ber empat hanya terdiam karena kagum akan kecantikan mochi tapi tak lama mereka pun akhirnya menjawab " wa'alaikum salam ", " gus, dia siapa kok cantik sekali " tanya wahbi salah seorang teman Robi, " muridku namanya mochi " jawab Robi, akhirnya mereka kembali ke Itaewon dan memulai rencana IBS seoul center yang diawali mendirikan madrasah diniyah,.... to be continued



  • Royoung story eps 28 Indonesian version
setelah beberapa bulan mereka di seoul akhirnya Robi dan teman temannya membangun madrasah diniyah, satu persatu warga Korea masuk islam dan mereka juga mencoba ikut belajar di madrasah diniyah, setelah madrasah semakin besar mereka semua senang dan pada suatu ketika Robi duduk merenung di depan masjid setelah mengajar di madrasah diniyah, tiba tiba Mochi datang dan bertanya kepada Robi " ustadz apakah kau tidak apa apa ", " iya hanya sedang merenung, aku rindu kakakku, adikku dan aku rindu saat dulu Jiyoung datang dan mengajakku jalan jalan " jawab Robi sambil memandang langit, " oo, maafkan aku karena aku hubungan anda menjadi rusak " ucap Mochi menyesal, " tidak apa apa, mungkin dia akan lebih bahagia dengan Jae sung, lagi pula kebahagiaan Jiyoung adalah kebahagiaanku " ucap Robi mencoba menenangkankan Mochi, setelah berbincang Robi pamit pulang, " aku pulang dulu ya, assalamualaikum " ucap Robi sambil beranjak pergi meninggalkan Mochi, " wa'alaikum salam wr wbr " ucap Mochi.
sesampainya di rumah tiba tiba telphon berdering dan Robi pun mengangkatnya " halo assalamualaikum siapa ya..? ", " mas, aku sudah belajar jurus muay tai aku akan datang kesana dan kita akan bertanding hehe " ucap lelaki yang ada dalam telphon itu, " Aries, apa ini benar kamu, baiklah datang kemari dan kalahkan kakakmu ini " ucap Robi sangat bahagia, " oh iya Riez aku akan menganalkanmu dengan seseorang dan kau pasti akan terkejut " sambung Robi, " siapa mas..? " tanya Aries " pokoknya kamu kesini nanti akan ku kenalkan " jawab Robi, mereka terus berbibncang bincang sampai tak terasa waktu telah hampir malam, " mas, sudah dulu telphonnya pulsaku habis...!! " ucap Aries, " kamu tidak pernah bondo gratisan saja kamu ris ris. ya sudahlah assalamualaikum " ucap Robi, " walaikum salam, oh iya besok pagi mungkin aku sudah sampai..!! " perjelas Aries, " iya akan ku jemput, " ucap Robi sambil menutup telphon, setelah itu Robi pergi keteman temannya, dia mencari tapi mereka tidak ada dan Robi terus mencari dan akhirnya merekabertemu di samping masjid, mereka sedang berbincang dengan Mochi, " hey, jadi kalian disini aku cari cari " ucap Robi dari kejauhan, " oh maaf gus " ucap wahby salah satu temannya, " tapi kemana Aji kok tidak ada " tanya Robi, " keluar, katanya mau menemui seseorang di taman " ucap ulil, " oo kalian sudah sholat isya semua " tanya Robi, " sudahlah " jawab semua teman Robi, " ya, oh Mochi cepat pulang ini sudah malam " tegur Robi, " iya ustadz " jawab Mochi, akhirnya Mochi pun beranjak pulang, " gus anda mengganggu orang sedang PDKT, " ucap wahby, " ingatlah ini sudah malam tidak baik wanita malam malam keluar " tegur Robi, setel;ah itu Robi pergi ke seoul untuk jalan jalan sebentar menggunakan sepeda motor, saat dia sampai di samping taman dia melihat Aji sedang jalan berdua dengan seorang wanita, Robi pun menghampiri mereka, " siapa dia Ji " tanya Robi, " dia, dia, " jawab aji gugup, " oooh tidak usah kau katakan akusudah tahu, yang penting jangan pulang telalu malam, kasihan dia jika pulang malam masa wanita kau suruh menemanimu jalan jalan sampai malam hehe " saran Robi sambil tersenyum, " iya siap " jawab Aji, " ya aku pulang dulu, " ucap Robi sambil meneruskan perjalanan pulang ke Itaewon,
sesampainya di Itaewon dia langsung istirahat tidur, pada keesokan harinya dia mengajak semua anggota madrasah diniyah untuk menjemput Aries di bandara, mereka berangkat ke bandara sekuitar jam 07 30 am, tak lama perjalanan mereka sampai di bandara dan mereka menunggu Aries di sana, tak lama kemudian aries datang dengan membawa koper, mereka semua sangat senang kecuali Mochi yang terpesona oleh Aries, " mas lama tidak berjumpa " ucap aries sambil bersalaman dengan Robi, " ya, seharusnya kau mengucapkan salam terlebih dahulu " tegur Robi, " maaf mas, assalamualaikum ya ustadz " ucap Aries, " ya, jangan memanggilku ustadz aku adalah kakakmu, oh iya perkenalkan ini adikku namanya Ariez " ucap Robi kepada seluruh warga yang ikut, " assalamualaikum, salam kenal " ucap semua warga kecuali Mochi, dan Aries pun menghampiri Mochi dan berkata " assalamualaikum, salam kenal ", mendengar ucapan Aries wajah Mochi memerah dan memandang wajah Aries sambil berkata " wa'alaikum salam ", mereka berdua saling memandang tapi tiba tiba " ehm ehm, waktunya pulang " ucap Robi mencoba mengganggu mereka, " oh iya " ucap Mochi langsung bergegas pulang..... to be continued



setelah itu mereka memasukkan barang barang ke dalam mobil, " ayo kita pulang " ajak Robi sambil beranjak masuk ke mobil, " iya kak " jawab Aries, setelah memasukkan barang mereka berangkat pulang, dalam perjalanan mereka semua bercanda cuma Mochi yang terus memandang ke arah Aries melihat itu Robi menggoda Mochi " hey, Mochi kenapa kamu memandangi Aries terus Kamu suka ya hehehe ", mendengar perkataan Robi Mochi semakin malu wajahnya memerah " tidak tidak " ucap Mochi salah tingkah, melihat tingkah Mochi Aries hanya tersenyum, tak lama perjalanan akhirnya mereka sampai di Itaewon, " akhirnya kita sampai mari masuk " ajak Robi kepada semua warga " waahh ustadz maaf sekali tapi kami masih ada pekerjaan lagi pula kalau kita masuk semua pasti tidak cukup ruang tamunya " ucap sebagian Warga sambil tersenyum, " iya no problem " ucap Robi, akhirnya sebagian warga pulang termasuk Mochi Robi masuk bersama sebagian warga dan teman temannya.
setelah mereka sampai di dalam rumah Robi pun mempersilahkan mereka duduk " silahkan duduk ", " iya " ucap teman teman Robi, " jadi rencana selanjutnya kita apa " tanya Zuhur salah satu teman Robi, " kita dirikan lagi 2RA kita adakan free show, yang bernuansa islami tapi tetap dalam lingkup music korea " ucap Robi, " ya kami setuju tapi kapan show itu akan kita mualai..? " tanya semua orang yang ada di situ, " 2 minggu lagi, " ucap Robi, " jadi sebelum 2 minggu kita harus terus berlatih skill okay " usul Aji, " okay siap, oh iya lebih baik kamu istiraha Aries " ucap Robi, " iya kak " ucap Ariez, aries pun pergi menuju kamar, dia pun beristirahat disana.
di tengah tengah istirahatnya Aries terbangun karena mendebgar suara adzan dzuhur, dia pun menuju masjid saat di depan masjid ia bertemu Mochi, " hay, assalamualaikum " sapa Aries, " ya waalaikum salam, " jawab Mochi sambil menoleh ke arah Aries, setelah ia tahu bahwa itu Aries dia menjadi salah tingkah dan beranjak pergi sambil berkata " maaf, saya harus pergi ", Aries bingung melihat tingkah Mochi dan ia pun meneruska perjalanan ke masjid, tiba tiba ia di panggil oleh seseorang, " hay ris, wah sepertinya aku kalah saingan dengan mu hahahaha tapi aku rela jika Mochi menjadi yeoja mu " ucap Wahby sambil menepuk pundak Aries, " jagalah dia " tambah wahby, " tentu saja " ucap Aries, akhirnya mereka pun pergi ke masjid bersama sama.
hari demi hari berganti hingga tiba saat show, mereka pun bersiap siap dan mereka tampil dengan baik bayhkan menakjubkan.... to be continued



show berjalan menakjubkan semua penonton puas akan penampilan 2RA dan kagum akan budaya islam karena mereka melihat gabungan antara kebudayaan korea dan kebudayaan Islam dan di iringi dengan al banjari, setelah show selesai Robi dan kawan kawan menguapkan terimakasih kepada semua yang hadir " kamsahanmida every body, karena telah sudi menonton pertunjukan kami ", mendengar ucapan itu penonton sangat simpati terhadap 2RA, setelah itu mereka berangkat pulang, saat di perjalanan semuanya kelelahan hanya Aries, Robi dan Mochi yang tetap terjaga, Aries dan Mochi berbincang bincang sedangkan Robi berdiam diri dan sesekali tersenyum melihat Aries dan Mochi yang sedang mengobrol.
tak lama perjalanan mereka pun sampai, Mochi pamit pulang sedangkan Robi dan kawan kawan pulang kerumah Robi, " saya pamit pulang dulu ustadz, assalamualaikum " ucap Mochi, " wa'alaikum salam " jawab Robi.
setelah show itu 2RA semakin terkenal dan sering diundang di acara acara penting tapi Robi jarang datang karena harus mengajar murid di Madin dan di university, pada suatu hari saat Robi duduk di depan Rumahnya sambil minum teh dan membaca koran tiba tiba ada tukang pos datang " maaf tuan, ada kiriman untuk anda dari seoul ", " oh iya terimakasih " uap Robi sambil menerima kiriman itu, setelah itu Robi membuka paket itu dan ternyata dalamnya adalah surat undangan untuk menghadiri acara pertunangan antara Jiyoung dengan Jae sung, melihat itu Robi sedikit kaget dia bergumam dalam hatinya " mungkin ini jlan yang terbaik untukku dan untukmu ", tiba tiba Aji datang dan bertanya " surat apa itu istadz ", tanpa mengucap sepatah kata pun robi menyodorkan seurat itu kepada aji, setelah membaca surat itu Aji kaget dan berkata " apa apaan ini, apa maksudnya ini .... dia memang ingin memanas manasi anda ", " tenanglah Ustd Aji, walaupun begitu aku akan tetap datang besok " ucap Robi dengan ekspresi sedikit sedih.
keesokan harinya sekitar jam 03 30 PM setelah shalat ashar Robi berangkat ke aara itu, tak lama diapun sampai setelah sampai Robi menghampiri Jiyoung dan Jae sung dan menguap kan selamat sambil tersenyum " selamat ya....?? semoga kalian bahagia jangan lupa kalau menikah undang aku lagi ya..! hehe ", melihat Robi Jiyoung meneteskan air mata dan langsung pergi ke belakang karena Jiyoung tidak mau ada orang yang melihatnya " kenapa kau berkata seperti itu seharusnya kau emburu dan tidak terima oppa "...... to be contined



 leave comments okay


1 komentar: